Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 September 2014
1 Kisah Wirausaha Muda Sukses Indonesia
Menjadi seorang wirausaha muda sukses itu tak semudah membalikkan telapak tangan dan juga tak sesulit mengambil bintang di langit. Banyak proses yang perlu dilalui, banyak pengalaman yang perlu didapati dan juga banyak hal yang masih perlu dipelajari.
Untuk itu, selagi masih muda, mencobalah untuk berbisnis atau berwirausaha. Tak perlu usaha yang memerlukan modal berjuta-juta. Cukup dengan modal 100 ribu atau menjalankan usaha tanpa modal dapat dijadikan solusi. Sebagai referensi, anda dapat mengetahui usaha dengan modal 100 ribu dan bisnis sampingan gratis.


Bicara mengenai wirausahawan muda yang sudah sukses. Sebenarnya di Indonesia sudah banyak sekali, walaupun tingkat kesuksesan seseorang itu berbeda-beda.
Seperti seorang anak muda yang bernama Hamzah Izzul Haq yang mulai berbisnis ketika masih sekolah. Bisnis yang dijalankan mulai berjualan makanan, berjualan pulsa, berjualan buku dan bisnis-bisnis lain yang ada yang menguntungkan serta ada yang membuat rugi.
Dan sampai suatu saat Hamzah mengikuti seminar wirausaha pertamanya. Dari situlah dia ditawari oleh seseorang untuk menjalankan usaha BimBel (Bimbingan Belajar). Ya, awalnya dia sempat bingung sebab modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha BimBel yaitu 175 juta. Padahal dia anak remaja yang belum memiliki uang sebesar itu.
Dalam keinginannya untuk menjalankan bisnis BimBel itu. Kemudian dia berkeinginan meminjam uang kepada orang tuanya yang menurut rencana akan dibuat untuk membeli mobil. Dia meyakinkan kedua orang tuanya bahwa usaha tersebut pasti berhasil.
Akhirnya orang tuanya pun memberikan uang yang akan dibuat untuk membeli mobil itu. Namun uang tersebut hanya 70 juta dan ditambah dengan uang yang dimiliki menjadi 75 juta. Sehingga masih kurang 100 juta rupiah. Kemudian dia pergilah ke orang yang menawarkan bisnis BimBel tersebut, dengan harapan sisa kekurangan modal dapat dicicil tiap semester.
Akhirnya dari pihak yang menawari Usaha Bimbingan Belajar tersebut menyetujuinya. Dan saat ini lihatlah, dia sudah menjadi seorang CEO dengan umur baru 19 tahun. Dan usaha bimbingan belajarnya sudah memiliki beberapa cabang. Serta sekarang dia sudah membeli mobil.
Dan terlebih lagi usahanya semakin melebar dengan menjalankan usaha produksi bantal dan guling.
Dari kisah tersebut, seorang harus mencoba usaha-usaha yang mudah atau skala kecil terlebih dahulu. Sebab dari usaha yang kecil itu, pengalaman akan menjadi guru terbaik.
So sekarang mulailah berbisnis dari yang bisa lakukan, cobalah selagi anda masih muda, serta cobalah selagi anda belum menjadi tua.
Selasa, 04 Maret 2014
10 Kisah Nyata Orang Orang Yang Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni

Bertahan : 6 Hari di Pulau Batu dan Olasana
Pada 1943, John F. Kennedy kala itu masih berusia 26 tahun sebagai nakhoda Kapal PT-109. Dan pada suatu malam kapal perusak Jepang tiba-tiba muncul dan menghancurkan kapal PT-109 yang diawaki para kru JFK, sebanyak 2 orang awak kapal tewas di TKP, sementara yang selamat dan luka – luka terjun ke air dan mengayuh reruntuhan kapal mereka ke sebuah pulau terdekat berjarak 6 km
! dengan hiu dan buaya yang mengancam akhirnya mereka sampai kepulau terdekat setelah menempuh perjalanan selama 5 jam ! dan selama 2 hari mereka tanpa makan dan minum di pulau batu tersebut, lalu dengan gagasan JFK mereka mencari pulau yang lebih besar yang kala itu bernama Olasana dan dapat bertahan hidup dengan memakan buah kelapa. Mereka semua ditemukan oleh para anggota Pramuka setelah 6 Hari !
Fakta Menarik : Pulau tempat awak Kennedy’s terdampar telah menjadi daya tarik tersendiri, dan telah diganti namanya menjadi Pulau Kennedy.
2. Leendert Hasenbosch [1695 - 1725]
Bertahan : Sekitar 6 Bulan di pulau Ascension
Adalah seorang tentara belanda yang bekerja pad VOC sebagai penjaga buku/ pustakawan, dia dihukum karena telah menyodomi, (gak tau siapa tuh yg disodominya), dia kemudian dibuang pada 5 Mei 1725 kesebuah pulau yg tak berpenghuni dengan dibekali air untuk jatah 1 bulan ! bibit tanaman, injil, pakaian dan alat menulis. Dipercaya Hasenboch meninggal dengan kondisi yg mengenaskan oleh Pelaut Inggris pada bulan Januari 1726 setelah bertahan selama 6 bulan dengan memakan kura-kura laut, burung laut dan minum air kencing sendiri !
Fakta menarik : Para pelaut Inggris itu menemukan sebuah buku harian, yang kemudian di publikasikan dan diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
3. Marguerite de La Rocque (1523 – ? )
Bertahan : 2 Tahun di pulau Setan
Pada 1542 Penjelajah perancis Jacques Cartier yang memimpin perjalanan ke Newfoundland disertai margrit de la Rocque 19 tahun, dalam perjalana Margrit menjadi pacar seorang pelaut muda yang berprofesi sebagai Pelayan kapal tersebut. Hal tersebut membuat pamannya marah jaques Cartier yg pelaut juga berdarah Biru kemudian membuang Margarit kesebuah pulau tak berpenghuni di perairan Labrador begitu juga sang pelayan tadi di buang ke pulau lainnya. Kemudian di Pulau tersebut Margarit dikaruniai seorang anak, yang pada akhirnya anak tersebut meninggal karena kekurangan susu, ia hidup di gua dan berburu hewan liar selama 2 tahun sebelum akhirnya di ketemukan oleh nelayan dari Basque atau Spanyol.
Fakta menarik : Kembali ke Perancis setelah diselamatkan dan disambut bak selebriti, Kisah Marguerite ini kemudian di ceritakan kepada ratu perancis saat itu Queen of Navarre pada 1558.
4. Kapten Charles Bernard ( 1781 – 1840 )
Bertahan : 18 Bulan di Pulau Elang
Pada 1812, kapal Inggris Isabella terdampar di Pulau Elang ( Eagle Island ) bagian dari kepulauan Falkland yang di komandani Kapten George Harrington . Kemudian meraka diketemukan oleh kapal nelayan Amerika Nanina yang di komandani Kapten Charles Bernard, namun sang kapten menyadari bahwa mereka butuh banyak bantuan makanan melihat kondisi mereka yang tidak mungkin untuk mencari makanan, kemudian sang kapten bersama 4 orang awaknya pergi untuk mencari makanan di pulau tersebut. Ketika sang Kapten tersebut pergi para awak Inggris itu mengambil alih kapal nanina tersebut dan meninggalkan Kapten Bernard dan awak nya di pulau tersebut !. Beruntung akhirnya mereka semua dapat diselamatkan setelah 18 Bulan ! tepatnya pada bulan November 1814. Photo diatas menunjukan tempat berteduh kapten bernard dan awak kapalnya, dari bentuknya agar kapal yang melintas dapat dengan mudah melihat mereka, tidak mudah juga c, buktinya setelah 18 bulan baru ada yang melihat mereka.
Fakta menarik : Di malam penyelamatan dengan awak Kapal Inggris Isabella tersebut sang Kapten sempat berbincang – bincang dengan mereka dan menceritakan semua asal usul mereka.yang notabene kala itu Amerika sedang berperang dengan Inggris, karena mungkin para awak Inggris tersebut tidak ingin dibawa ke Amerika dan dijadikan Tawanan, pikir mereka mendingan mereka ambil alih kapal Nanina tersebut dan kabur dari pada dibawa ke Amerika, ( seharusnya sang Kapten tidak banyak bicara ).
5. Ada Blackjack ( 1898 – 1983 )
Bertahan : 2 Tahun di Pulau Wrangel
Pada musim gugur 1921 sebuah tim yang terdiri dari lima orang yg dipimpin oleh Vilhjalmur Stefansson, merencanakan untuk mengadakan ekspedisi Arctic tujuannya untuk mengklaim sebuah pulau di kawasan tersebut yang menjadi sengketa antara Kanada dan Inggris dengan nama Wrangel Island sebelah utara Siberia. 23 Tahun cewek Eskimo Ada Blackjack disewa oleh mereka dengan bayaran 50 US$ sebulan sebagai juru masak dan tukang jahit, Ada Blackjack membutuhkan uang tersebut untuk anaknya yang menderita TBC, Rencana mereka berjalan selama 1 tahun sementara perbekalan yang mereka bawa hanya untuk 6 bulan saja.mereka tidak dapat menemukan cukup makanan dan mulai kelaparan sehingga pada Januari 1923 tiga dari mereka mencoba mencari pertolongan. Sementara Ada ditinggal bersama 4 orang laki-laki yang sakit untuk merawat mereka, waktu berlalu dan ketiga orang tersebut tidak pernah kembali ke 4 orang yang ia rawat akhirnya tewas juga . Ada bagaimanapun juga belajar bagaimana untuk bertahan, sampai dia diselamatkan pada bulan Agustus 1923 oleh mantan rekan dari Stefansson’s. Uang yang dia peroleh dari ekspedisi itu kemudian ia gunakan untuk membawa anaknya berobat ke Seattle.
Fakta menarik : Ada mendapatkan semua gajinya selama 2 tahun ia ikut ekspedisi tersebut, namun ia tidak mendapatkan sedikitpun keuntungan dari buku yang sangat populer yang
diterbitkan oleh orang lain dari kisah perjuangan hidupnya.
6. Alexander Selkirk ( 1676 – 1721 )
Bertahan : 4 Tahun 4 Bulan di Pulau Mas’ a Tierra
Alexander Selkirk adalah seorang pelaut skotlandia yang terampil sebagai Navigator, dengan ketrampilannya itu doi ditunjuk sebagai master atau orang yg paling ahli sebagai pelaut di cinque Ports. Karena kapal yang tidak layak ( sering bertempur dengan armada laut spanyol ) maka ditengah perjalanan sepulang dari mencari ikan doi khawatir kapalnya akan tenggelam,dan mencari pulau terdekat. Di bulan September 1704 Doi akhirnya sampai disebuah pulau tak berpenghuni tepatnya di pulau Más a Tierra 400 mil lepas pantai barat Cile, Dia mengambil beberapa pakaian,musket, beberapa alat, sebuah Alkitab dan tembakau. Pada awalnya Doi tenang-tenang aja hanya membaca Alkitab tetapi segera menjadi jelas bahwa penyelamatan tidak terjadi dalam waktu dekat, lalu dengan sigap doi membuat suasana di pulau yang tadinya tak berpenghuni dan tak terawat dibuatnya menjadi lebih nyaman dengan ditemani tikus, kambing dan kucing sebagai temannya. Akhirnya dibulan Februari 1709 dua kapal inggris berlabuh di pulau tersebut dan doi pun dapat diselamatkan. Tahun 1713 Doi menceritakan semua pengalamannya selama 4 tahun 4 bulan di pulau tersebut, akan tetapi banyak orang yang tidak percaya akan ceritanya tersebut, 6 tahun setelah itu seorang novelis Daniel Defoe meluncurkan Novel yang sangat terkenal dan laris dari cerita Alexander Selkirk tersebut dengan nama “Robinson Crusoe”.
Fakta menarik : tahun 1966 Mas’ a Tierra diganti namanya menjadi Robinson Crusoe Island, diwaktu yang bersamaan kepulauan Juan Fernandez diganti namanya menjadi Alejandro Selkirk Island.
7.Ernest Shackleton ( 1874 – 1922 )
Bertahan : 105 hari di pulau gajah
Adalah seorang penjelajah Anglo-Irlandia yang kemudian pada tahun 1914 merencanakan
ekspedisi Trans-Antartika, dalam ekpedisinya tersebut kapal “Endurance” miliknya terjebak dalam es beku selama 1o bulan sebeleum es menjadi lunak dan kapal bisa melanjutkan kembali perjalanannya, kemudian mereka terdampar kembali selama 5 bulan, karena perbekalan mereka semakin menipis dan pertolongan tidak kunjung datang maka Doi memerintahkan 3 orang anak buahnya untuk mencari pertolongan dengan kapal kecil atau perahu ke pulau terdekat ” Pulau Gajah” disana di pulau tersebut ternyata tidak berpenghuni, kemudian doi memerintahkan kembali 5 orang anak buahnya untuk menjemput ke 3 orang tadi. Kemudian dengan berjalan kaki selama 17 hari atau berjarak 800 mil menerobos ganasnya cuaca terburuk didunia sebelah utara pulau Georgia tersebut akhirnya mereka menemukan stasiun atau pangkalan Analisa, dan dapat diselamatkan atas bantuan pemerintah Cili, dari ke 28 orang yang ikut dalam ekspedisi tersebut tidak satu orang pun yang tewas. Setelah penjelahan yang heroik tersebut pada tahun 1921 Doi kembali ke benua
tersebut dalam rangka penelitian dan program ilmiah, sebelum ekspedisi tersebut bisa berjalan Doi keburu tewas karena serangan jantung dan pihak keluarga meminta doi dikuburkan disana.
Fakta menarik : lebih dari 40 tahun setelah penjelajahan Trans Antartika yg di pimpin Ernest
Shackleton ada penjelajah Trans-Antartika kembali oleh Commonwealth pada tahun 1955-1958. Yang artinya tidak sembarangan orang dapat pergi kesana pada waktu itu.
8. John Adams and the Bounty Mutineers (1768 – 1829)
Spoiler for gambar:
Bertahan : di kepulauan Pitcairn
Setelah pemberontakan di Inggris yang terkenal di 1789 dan beberapa bulan dari berlayar di
sekitar timur pulau Fiji John Adams dan the Bounty Mutineers memutuskan untuk menetap di
Kepulauan Pitcairn tak didiami, untuk menghindari Angkatan Laut Inggris tersebut maka perahu yang ditumpangi mereka dibakar dan karam didasar laut. mereka yang ada di pulau tersebut 9 Kru kapal 6 orang cowok Tahiti dan 11 Cewek satu diantaranya mempunyai seorang bayi. Singkat cerita mereka tidak bisa kembali dan hidup menetap, mempunyai keturunan di pulau tersebut, karena populasinya yang terus meningkat maka banyak dari penduduknya yang tinggal di Australia dan New Zealand.
Fakta menarik : Kemudian pada 1808 kapal “Topaz” tiba di Pulau Pitcairn dan menemukan tempat Adams menetap dengan masyarakat yang damai, lebih dari sepuluh Tahiti perempuan (termasuk istri) dan beberapa
Minggu, 22 Desember 2013
Sadis ! Kisah Gadis India yang Dipaksa Kahwin Kontrak dengan Lelaki Sudan
15 April 2013 catatan idahsalam
New Delhi - Tidak hanya kes pemerkosaan, India juga marak dengan kes kekerasan terhadap wanita, salah satunya kahwin kontrak yang sering melibatkan anak di bawah umur. Seorang gadis muda di India dengan berani membongkar kejadian kahwin kontrak dengan lelaki asing, terutama yang berasal dari Timur Tengah dan Afrika.
Gadis bernama Nausheen Tobassum yang baru berusia 17 tahun ini, menceritakan kisahnya yang menjadi mangsa kahwin kontrak. Orang tua kandung Nausheen yang memaksanya menikah dengan lelaki separuh umur asal Sudan.
Menurut Nausheen, seperti dilansir The Telegraph, Isnin (15/4/2013), lelaki Sudan tersebut telah membayar wang sebanyak 100 ribu Rupee untuk mempersunting dirinya sebagai isteri selama 4 minggu. Nausheen yang tidak ingin dikahwinkan, nekat lari dari rumah, bulan lalu, dan kemudian melaporkan kepada polis
Gadis bernama Nausheen Tobassum yang baru berusia 17 tahun ini, menceritakan kisahnya yang menjadi mangsa kahwin kontrak. Orang tua kandung Nausheen yang memaksanya menikah dengan lelaki separuh umur asal Sudan.
Menurut Nausheen, seperti dilansir The Telegraph, Isnin (15/4/2013), lelaki Sudan tersebut telah membayar wang sebanyak 100 ribu Rupee untuk mempersunting dirinya sebagai isteri selama 4 minggu. Nausheen yang tidak ingin dikahwinkan, nekat lari dari rumah, bulan lalu, dan kemudian melaporkan kepada polis
Kepada polis , Nausheen menyatakan, dia dibawa oleh bibinya ke sebuah hotel dan di sana dia bertemu dengan 3 remaja puteri lainnya. Mereka kemudian dikenalkan kepada seorang pengusaha minyak asal Sudan. Beberapa saat kemudian, si pengusaha yang diketahui bernama Usama Ibrahim Mohammed (44) mendatangi rumah Nausheen dan kemudian dia dinikahkan dengan pengusaha tersebut. Si pengusaha sendiri diketahui telah menikah dan memiliki dua anak di Khartoum, Sudan.
Menurut Inspektur Vijay Kumar yang menangani kes ini, si pengusaha Sudan membayar 100 ribu Rupee kepada bibi Nausheen, Mumtaz Begum. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 ribu Rupee diberikan kepada orangtua Nausheen, kemudian sebanyak 5 ribu Rupee diberikan kepada Qazi yang menikahkan keduanya, lalu 5 ribu Rupee kepada penterjemah Urdu dan bakinya 20 ribu Rupee disimpan si bibi sendiri.
"Keesokan harinya, lelaki Sudan itu datang ke rumah mangsa dan mengajaknya berhubungan seks tapi mangsa menolak. Mangsa merupakan gadis muda sedangkan sang mempelai lelaki bahkan usianya lebih tua dari ayahnya sendiri," jelas Inspektur Kumar.
Orangtua Nausheen kemudian meyakinkan lelaki Sudan tersebut bahawa mereka akan memujuk puterinya. Oleh orangtuanya, Nausheen dipaksa untuk melayani lelaki Sudan tersebut dan mengancam akan menghukumnya jika dia tidak menurut. Nausheen pun nekat lari dari rumah. Dia pergi ke kawasan Moghulpuri, Hyderabad dan kemudian ditemukan oleh polis patrol . Kepada polis , Nausheen menceritakan seluruh kejadian yang dialaminya.
Si pengusaha Sudan pun ditangkap polis . Demikian halnya dengan bibi Nausheen dan si Qazi yang menikahkan keduanya. Sedangkan orangtua Nausheen masih dalam buruan kerana berhasil lari.
Namun polis telah mendakwa orangtua Nausheen dengan dakwaan berlapis, mulai dari merancang pernikahan anak-anak, melecehkan kehormatan seorang wanita dan kejahatan persekongkolan. Inspektur Kumar menjelaskan, di bawah hukum India, Nausheen masih tergolong anak di bawah umur dan belum diperbolehkan menikah hingga mencapai usia 18 tahun.
"Jika seorang lelaki Sudan ingin berhubungan seks, dia harus membayar 3 kali ganda (di Sudan) kerana di sana hanya ada sedikit wanita, atau dia harus mengambil isteri kedua. Sedangkan di India, gadis-gadis dihargai lebih murah dan mereka lebih cantik. Bahkan jika mereka hanya tinggal di sini selama beberapa hari, mereka akan melakukan praktik kahwin kontrak ini demi seks," tutur Kumar.
Nausheen yang kini tinggal di rumah penampungan pemerintah, mengaku dirinya melapor kepada polis untuk menghentikan hal serupa terjadi pada gadis-gadis lainnya.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dan saya setuju saja tanpa berfikir. Mereka memaksa saya. Mereka mengubah akta lahir saya dan membuat yang palsu, yakni saya ditulis sudah berusia 24 tahun. Mereka mengeksploitasi gadis-gadis dan itulah kenapa saya melaporkan kepada polis . Saya harus menunjukkan keberanian saya terhadap orangtua saya dengan melapor kepada polis . Saya tidak ingin pulang ke rumah, saya takut," tambah Nausheen.detikNews
Langganan:
Postingan (Atom)